Menulis blog saat ini benar-benar menjadi hal tersulit dalam hidupku. Pasalnya, setelah menikah dan hamil, pekerjaanku semakin meningkat. Biasanya aku harus prepare bahan mengajar atau koreksi nilai-nilai murid, sekarang bertambah beberapa pekerjaan, diantaranya masak, nggosok, nyuci, beres-beres rumah dan masih segudang pekerjaan lainnya. Huffff....
Sedikit mengintip blog yang aku follow, diantaranya para hijaber cantik yang selalu modis ternyata udah gak bikin aku 'ngiler' lagi hehehehe udah gak zaman lagi kayanya buatku ngejar-ngejar mode yang gak akan pernah habis. Saat ini aku sedang fokus dengan keluarga kecil baruku :)
Being a wifey
Banyak hal yang aku pelajari dari status baruku ini, seperti adaptasi dengan suami plus keluarganya, ngurusin suami, berusaha untuk bottle up feeling segimana buruknya keadaan kami, dan lain-lain.Ah.. perubahan yang luar biasa.
Beberapa kali aku masih cemburu dengan ibu mertua karena menurutku terlampau dekat dengan suami, tapi akhirnya aku mengalah. Well, bagaimanapun posisi kami gak sama, gak mungkin suami bisa menomorduakan aku. We're all his priorities :p
Soal masak, hmmm.. lumayan lah.. aku kan emang udah terbiasa masak sejak jaman gadis. Gak masalah lah, hanya saja diawal pernikahan, aku berusaha menjadi ibu mertua. Hal tersebut terjadi lantaran suami gemar sekali sama masakan ibunya. Time goes by and I get the point.. gak perlu jadi orang lain untuk bisa dicintai. I am me. Ya udin deh, sekarang aku masak masakan yang menurutku enak. Jadi udah ga copas lagi deh..
Being a Mommy-wanna be
Kalo soal menjadi istri, mungkin dibutuhkan kejelian seorang wanita dewasa saja. Tapi tapi tapi... kalo menjadi ibu, euuuww.. aku harus banyak belajar jar jarrrr..
Banyak hal yang aku perhatikan saat ini terhadap tingkah laku anak kecil. Yah, secara aku mau jadi ibu % bulan lagi. Contoh sehari-hari yang biasa aku perhatikan adalah adik iparku sendiri. Hmmm.. tanpa bermaksud menjelek-jelekkan ya, aku cuma mengupas sedikit tingkah yang dihasilkan dari pendidikan orang tuanya.
Adik iparku yang kecil ini cengeng banget, dan setelah aku perhatikan, ternyata dia cengeng karena terlalu dilindungi ortu dan kakak-kakaknya. Gak berani melawan kalo ada masalah.Yah, macem jagoan kandang, berani di dalem takut di luar gitu. Menurutku sih ini bahaya laten, karena bisa jadi dalam hubungan pertemanannya dia jd yg takut gitu. Ini terjadi karena ortunya sayaaaaaaaang banget sama dia, tapi kalo salah langsung kena omel, ga ada komunikasi dan punishment yang tegas. Ingat, omelan bukanlah punishment, tapi hanya sekedar kata-kata yang bersifat menyuruh.
Dan.. masih banyak lagi deh
Hmmm.. aku butuh "me time" nih buat nulis lagi. Kalo mood gak enak, nulis pun susah hehehehe
Okay, see you later blog
Hopefully, I can shout in you again, just the way I used to do ;)
citcitcuits
If your voice isn't loud enough to speak what's on your mind, then scream it thru' your writing..
Hey..
enjoy me ;)
Tuesday, February 18, 2014
Sunday, September 22, 2013
Happy 26!
Blow out the candles out, fellas!
Phew.. apa kabar blog? Kalo blog
ini diibaratkan dengan rumah, mungkin sekarang udah banyak sarang laba-labanya
kali hehehe.. sudah terlalu lama aku gak “nge-blog”. Kali ini aku mau cerita
tentang hal spesial yang baru-baru ini terjadi di dalam hidupku, tepatnya sih
terjadi beberapa hari yang lalu. Hal spesial yang pertama, aku merayakan ulang
tahunku yang ke 26 dan yang kedua, aku mendapatkan ucapan selamat ulang tahun
dari salah satu muridku di tempatku bekerja. Kenapa spesial? Ini ceritanya..
*cring cring*
Perayaan tanda rasa syukur
Perayaan ulang tahun sesungguhnya
bukanlah hal yang penting sebelumnya untukku. Dulu, aku selalu berpikir bahwa
perayaan macam itu hanyalah kegiatan yang membuang waktu dan biaya. Well, orang
juga gak bakal peduli dengan rencana kita, sang “birthday boy/girl”, untuk
merayakan hari istimewa dengan cara yang istimewa pula. Paling-paling yang
mereka pikirkan adalah makanan enak yang bisa mereka dapatkan secara gratis
haha.. itu sih pikiranku banget xD
Tapiii.. sejalan dengan pengertianku
tentang hidup, makin kesini aku makin mengerti kenapa beberapa orang menganggap
perayaan ulang tahun itu penting. Sebenarnya, dalam perayaan tersebut tersimpan
rasa syukur dari si “birthday boy/girl” ini terhadap anugerah hidup yang sudah
diberikan oleh Allah Subhanahuwwata’ala. Meminjam kata-kata Syahrini, bisa
bernafas dan hidup sehat sampai 26 tahun lamanya itu adalah “sesuatu”. Pernah
berpikir gak, Jangankan survive sampe puluhan tahun, survive beberapa jam dari
rumah menuju tempat kerja yang notabene harus menempu perjalanan beberapa km
disertai resiko tabrakan di jalan, nyungseb, ngesot atau hal-hal tak terduga
lainnya, itu adalah karunia, looh..
Well, perayaan tidak selalu
identik dengan kemewahan. Cukup yang sederhana, asal kerabat dan keluarga bisa
ikut “senang”, sudah cukup. Perayaan sesuatu bisa berupa hal kecil seperti
berbagi dengan sesama. Selain sebagai wujud terima kasih kita terhadap Gusti
Allah, berbagi juga bisa menyenangkan orang lain sehingga muncullah doa-doa
yang baik untuk orang yang melakukan perayaan tersebut *prok prok prok*
Alhamdulillah, ultah tahun ini
bisa “bolo-bolo” sedikit kudapan buat temen kerja. Walau ga banyak tapi bisa
bikin rame ruang kerja hehehe dan yang lebih penting dapet banyak doa ayeeee..
semoga aku bisa cepat punya momongan, amiiiiin :D
My good boy
Hal spesial kedua yaitu ketika
salah satu muridku ngucapin “selamat ulang tahun” kepadaku sebelum ia
meninggalkan kelas. Dia adalah salah satu murid yang tadinya sering bikin aku
naik darah sampe ke ubun-ubun karena gak mau dengerin aku selama satu term ini,
di akhir kelas ngucapin selamat plus bilang terima kasih kepadaku..
William termasuk murid yang
cerdas. Hal tersebut terbukti setiap kali aku sampaikan materi pelajaran, ia
cepat memahami. Mengerjakan latihan pun gak sampai 5 menit sudah selesai. Kalo
aku buat game, kelompoknya pasti menang. Membaca text untuknya bukanlah hal
sulit karena banyak vocabulary yang sudah dia ketahui.
Secara nalar, William punya
banyak nilai plus, namun secara etika? Ewww... Jangankan salim sebelum pulang,
bersikap manis aja enggak. Mungkin ini terjadi karena teman-teman sekelasnya
memiliki daya tangkap yang lebih lemah dibanding dia, sehingga dalam mengikuti
kegiatan kelas jelas terlihat ‘gap’ antara dia dan teman-temannya. Ibarat kata
nih ya, William ngerjain soal Cuma sekedipan mata, nah teman-temannya ngerjain
sampe mata terpejam plus mulut penuh ilerrr.. lamanyoooo..
Ketika teman-temannya khusyu’
mendengarkan aku ngoceh menjelaskan tentang a-i-u-e-o, William yang udah ngerti
materi yang disampaikan sibuk sendiri main hp atau bahkan ‘ngerecokin’ temannya
dengan ngajakin ngobrol. Mmmbbrrr! Belum lagi, kalo ada kesalahan-kesalahan
yang aku perbaiki baik dalam penulisan, grammar ataupun “spoken language”nya,
pasti dengan sotoynya dia bilang, “Iya itu maksud saya Miss”, terus cengengesan
deh..
Pernah suatu hari, ketika sedang
mengerjakan latihan, dia nendang-nendang kursi temannya. Pas aku tegur, William
ngeles kalo dia diusilin duluan ama temannya itu. Wakwaaaw.. emangnya aku budeg
apa?? Dan satu lagi nih, dia pernah ngeloyor ninggalin kelas ketika aku lagi
ngomong. Ya emang sih pas udah mau pulang, tapi aku belum bilang “you may go
home now” eeeh dia udah cus duluan haha kampretosss emang tuh anak..
Well anyway, jujur nih, separah apapun
kelakuan William atau murid yang lain kepadaku, aku gak pernah tersinggung,
mangkel ataupun dendam. Kalo William ngeyel pas aku bilangin, biasanya aku
pelototin dia dan negur, “Will, listen to me, please!” atau waktu dia ngeloyor
begitu aja kaya tarzan di hutan, aku tegur di depan kelas ketika pertemuan
berikutnya, tentunya dengan bahasa halus.
Alasanku ga mau marah dengan
murid yang bandel adalah karena sebenernya mereka gak mengerti.. karena
pengetahuannya pun gak banyak. Seandainya mereka punya pengetahuan yang luas,
mereka pasti akan berkelakuan sangaaaaaat baik. The problem is, they’re only
15, 16 or 17. Jelas pengetahuannya pun masih kalah jauh dibanding
pengetahuanku. Ketika aku bisa memprediksi hal yang akan terjadi terhadap diri
sendiri maupun orang lain jika aku melakukan hal A atau B, nah, William-William
ini baru memahami hal-hal yang menyangkut dirinya saja.
Jadi inget sama kisah Nabi
Muhammad Salallahualaihi wasalam. Walau beliau dihina, dicaci, dimaki, Beliau
gak pernah marah ataupun dendam karena sesungguhnya Beliau telah mendapat wahyu
dari Allah Subhanahuwwata’ala sehingga pengetahuannya pun jauh lebih luas
dibanding manusia biasa. Mereka yang gak tahu apa-apa menganggap Nabi bersalah
dan aneh, tapi ketika mereka memahami apa yang Nabi ketahui, mereka
tunduk-setunduknya kepada Beliau. Kalo kata orang Jawa, pemikiran orang-orang
seperti ini belum ‘jembar’ atau luas. Dan tentunya, di dalam kasusku, sebagai
seorang yang sudah beberapa langkah di depan dan punya pengetahuan “lebih” dari
muridku, aku merasa gak perlu marah ataupun tersinggung J
Let’s end up the story! 3 bulan
berlalu, aku berusaha memberikan yang terbaik untuk murid-muridku. 4 hari yang
lalu adalah pertemuan terakhirku dengan kelasnya. Selain hari terakhir, hari
itu juga aku berulangtahun. Aku bawa brownies untuk murid-muridku. Then
finally, dia menghampiri mejaku bilang “Selamat Ulang Tahun ya, Miss” plus
bonus dia jabat tanganku sebelum pulang. Sambil nyengir dia menatapku dan
bilang, “terima kasih”. Ooh.. good boy J
Yang spesial adalah...
Satu hikmah aku dapatkan; dengan
berkorban sedikit materi ternyata aku bisa mendapatkan berlipat-lipat doa dari
para sahabat dan bisa mencairkan suasana dengan siapapun, termasuk dengan orang
yang paling cuek dan gak sopan sekalipun.
Hikmah lainnya, ternyata, hanya
dibutuhkan komunikasi yang baik dan hati yang tulus dalam menyampaikan pesan.
Gak perlu kaku dengan memandang rendah posisi orang lain untuk bisa didengar
atau mendapatkan penghargaan, karena Kewibawaan datang seiring dengan kebesaran
jiwa seseorang.
Maafkan dia yang bertingkah salah
serta berikanlah teladan yang baik, karena sesungguhnya orang yang melakukan
kesalahan adalah orang-orang yang tidak “mengerti” dan butuh orang lain untuk
membimbingnya.
Happy 26 for my self
Lots of love and hugs,
Citcitcuit
Tuesday, September 11, 2012
Mereka Yang Gak Melihat dan Gak Mendengar..
Semenjak memutuskan kembali berprofesi jadi guru, banyak waktuku yang aku habiskan untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Yah, ini karena waktu tenggat antara penjadwalan kelas sama akhir waktu training yang cukup lama sih jadinya lebih banyak ngabisin waktu di rumah dan ngerjain banyak PR. Eiiit..tunggu.. tunggu.. bukan "PR" macamnya anak sekolah yang aku maksud di sini, tapi benar-benar pekerjaan rumahan kaya nyapu, ngepel, nyuci piring sampai masak masakan sehari - hari hehehe :p
Awalnya sih jenuh ama rutinitas ala ibu rumah tangga ini, tapi lama-lama asyik juga. Gak nyangka, pekerjaan rumahan ternyata bersifat "never ending" karena total jam kerja di rumah lebih parah daripada jam kerja di kantor, sekolahan, atau instansi-instansi formal lainnya. Ngurus ini-ngurus itu, kayanya waktu satu hari ga pernah cukup untuk ngerjain semua urusan. Hhhh.. trust me, it's not easy to be a housewife, dude!
Tapi ya, aku harus mengakui kalo sekarang aku jauuuuuh lebih enjoy ama hidupku. Disamping karena waktu yang lebih fleksibel, aku juga punya banyak "Me" time dan punya kesempatan untuk explore ini-itu yang kemarin-kemarin sempat tertunda untuk dijalani karena pada saat itu aku super sibuk *preeeet*. Diantara kesibukanku sekarang, aku menyempatkan diri untuk jogging setiap pagi (God, akhirnyaa!!), nonton berita di Metro TV, browsing beberapa bisnis retail, baca buku, nulis (tadaaa! ^___^), prepare pernikahanku, dan hal-hal yang menarik lainnya. Enak deeeh...
Salah satu kegiatan yang truly, madly, deeply jadi favouriteku setiap hari adalah: Nonton berita di Metro TV. Soalnya, presenternya Prabu Revolusi sih :p. Eh, ga deng.. hehehehe Aku seneng nonton berita karena dengan begitu aku ngerasa sungguh update sebagai manusia*ahseek*. Lagian berita yang benar-benar describe keadaan negara ini emang ga banyak ditayangin di stasiun-stasiun televisi swasta. Paling-paling cuma Metro TV sama TVone yang benar-benar banyak mengupas tentang hot issue di Indonesia. Hmmm.. sayang banget ya? Ada juga sih program berita di setiap stasiun TV, tapi biasanya yang banyak diangkat adalah masalah-masalah kriminal kaya pencopetan, penjambretan, perampokan, atau kebakaran rumah warga. Ini juga masalah bangsa sih, tapi bukankah masalah-masalah kaya gini lebih ke problem kesejahteraan rakyat yang notabene memang "tugas utama" pemerintah kita? Okay, berita-berita tersebut diangkat mungkin karena media ingin memberikan warning kepada masyarakat agar lebih berhati-hati namun bukan berarti melupakan berita yang lebih "besar" dan penting untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia.
Peliknya Keadaan Negara Saat Ini
Baru kemarin aku nonton siaran ulang program Kick Andy di Metro TV. Kalau gak salah, saat itu tema nya tentang orang-orang yang ga didengar oleh pemerintah. Tamu yang hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Ibu Maria Catarina Sumarsih (Ibunda dari B.R Norma Irawan, Mahasiswa Unika Atma Jaya, korban tembakan membabi buta aparat di Semanggi, 1998), Bapak Indra Azwan (Ayahanda dari Rifki Andika, korban tabrak lari oleh Oknum Polisi, 1993. Beliau pernah menempuh jarak Malang - Jakarta dan Malang - Myanmar demi mencari keadilan), Ibu Suciwati (Istri Alm. Munir, Aktifis HAM di Indonesia, 2004), Bapak Siput Lokasari (korban Bank Century, 2008) dan perwakilan dari Korban Tsunami Aceh yang belum mendapatkan tempat tinggal yang layak sampai sekarang.
Kalau kita cermati, kasus-kasus diatas emang sudah lama terjadi, tapi koq ga kunjung selesai ya? Ada apa?
Ternyata banyak rakyat kecil yang jadi korban ketidakadilan hukum di negara ini, dan parahnya, pemerintah sampai saat ini terkesan "cuek bebek" dengan penderitaan-penderitaan para korban-korban tersebut. Di lain sisi, berita yang masih menggantung hingga saat ini adalah kasus suap wisma atlet, Lapindo, kasus korupsi simulator SIM, Anggaran dana di DPR yang dipakai untuk kunjungan-kunjungan dan studi banding, Sampang, bla-bla-bla...
Edan
Ngeri
Prihatin
Coba deh bayangin kita ada di posisi para korban tersebut, dimana kita sudah dizalimi oleh pemerintah tapi kita ga bisa berkutik untuk menuntut pertanggungjawaban dari mereka. Mungkin kita dikasih "amplop" perdamaian biar ga nuntut lagi. Atau kita dijanjiin bakal dapet keadilan tapi ga ada buktinya. Iiiih.. ngerriii.. Negara macam apa itu, yang salah jadi benar yang benar jadi salah??
Geregetan! Ada ga sih orang-orang yang berpotensi dan berakhlak baik yang qualified sebagai pemimpin negara ini? Kadang aku ikutan ngayal bikin UU atau peraturan tentang pendidikan, hukum, birokrasi, or anything to change our governance. Itu saking geregetannya sama pemerintah Indonesia. Kira-kira, anak muda lainnya mikir kaya gitu juga gak sih? :'(
Save Our Country!!!
Dengan banyaknya masalah-masalah yang timbul di negara ini, kita sebagai anak bangsa punya peran yang amat sangat penting. Tentunya, ini karena perubahan dan masa depan bangsa ini ada di tangan kita; Para Generasi Muda Indonesia. Kita harus giat belajar dan kerja keras untuk menciptakan perubahan-perubahan itu. Belajar gak sekedar baca buku terus menghapal. Belajar untuk memahami sesuatu dari A to Z hingga kita tahu pangkal permasalahannya dan tahu bagaimana pemecahannya.
Mawas diri alias ga pernah lengah terhadap situasi sekecil apapun. Dengan begitu, respon kita terasah dan kitapun lebih cepat tanggap terhadap sesuatu. Cepat tanggap juga menandakan bahwa kita adalah orang-orang yang penuh semangat dan perhatian. Aku pun sebenarnya bukan siapa-siapa saat ini, tapi aku bercita-cita untuk tetap semangat mengembangkan diri sebagai partisipasiku untuk membangun negeri :)
And.. What happens to Our Youth Nations?
Sebagian anak muda di Indonesia memang menciptakan banyak prestasi baik di bidang science maupun olahraga tapi sebagian lagi ga tau deh. Beberapa kali aku nonton acara televisi, isinya pacaran dan musik. Musik dan pacaran. Sampai-sampai terciptalah Generasi Galau. heaah??!!
Mostly, pelajar-pelajar yang aku temuin omongannya sebatas TV series di TV cable, musik, koleksi gadget, sama pacaran. Pinjem istilah Pak SBY: Ya ampun, "prihatin" bangeeeet.
Coba lihat program favourite masyarakat di berbagai stasiun TV. pasti yang ratingnya tinggi tuh sinetron, lawakan, acara musik sama infotainment. In short, kebanyakan acara hiburan semata. Hiddiiih.. pantesan anak muda susah ikutan CPNS, lah wong soalnya banyak tentang Pengetahuan Umum yang berkaitan sama negara. Kalau cara hidup dan pandangan mereka tentang kesenangan saja ya ga bakal maju!
Anak sekarang senangnya ber-haha-hihi
gak lihat dan gak dengar peliknya keadaan bangsa ini
This Country Needs You a lot
Negara ini butuh kita sebagai Generasi Muda untuk membangun diri. Stop budaya galau dan cengeng. Kalau ingin bangsa ini maju, kita harus maju dahulu. Sudah ga jamannya lagi deh keracunan acara TV yang gak penting. Kurangin acara ngakak-ngakak, ngayal dan ngerumpi karena acara-acara tersebut cuma bikin otak kita tidur dan ga peka terhadap lingkungan sekitar.
Ayo kita tunjukkin ke dunia kalau Bangsa Indonesia itu Bangsa yang pinter dan ga blo'on. Kalau ditanya ini-itu bisa jawab dengan pede, dan punya respon yang cepat.
Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai cerminan untuk kita semua yaa..
Best Regards and Lots of Love,
Citcitcuit
Wednesday, August 1, 2012
I'm back!
After years leaving my personal room, akhirnya aku siap nulis lagi, yaaaay \(^_^)/
Kabar terbaru saat ini adalah aku udah resign dari kerja kantor dan kembali lagi ke dunia ngajar. Yes pals, life changes ups and downs, with no one knows what will happen in the future. Mungkin lebih tepatnya sih, perubahan-perubahan ini terjadi seiring dengan perubahan pola pikir kita yang semakin matang. Yang jelas, banyak hal terjadi dalam hidupku dan membawa banyak perubahan dalam berpikir dan bersikap. I'm ready to face the world then \m/
Kalo diandai-andaikan nih ya, life likes a rainbow.. It's beautiful with it's different color and so does the life. Neva' eva' think that sh*ts happen in your life! Sebenernya, semua hal yang datang dalam hidup kita bukanlah sebuah kebetulan. Aku percaya semua hal yang kita alami adalah sebuah "script" jalan hidup kita, jadi ga mungkin kita pungkiri. Mau nantinya jadi pengalaman buruk atau baik, semuanya membawa pelajaran.
Office colour
Kalo ditanya gimana rasanya kerja di kantor? hmmm... asem manis deh hehehehe
Actually, aku suka dengan hal-hal yang "berbau" tentang perkantoran. High-tech stuffs, notebook, stationary and other coool stuff at office.. hmm.. I love it..
Selain itu, perkantoran selalu memiliki "lahan" pertemanan yang harus diakui lebih seru dari dunia guru. I don't know.. mungkin itu cuma perasaanku aja. Di kantor yang lama aku nemu banyak "crayon" yang mewarnai hidupku setiap hari. They are nice peeps in pupuk kaltim. Seru banget deh.. dari becanda, hang out, shopping, beuuh.. serrruuu.. They are: mba eny, mas deny, danil, bang kawi, dudi, lutfi, syahrul, pak gani, bu helmi, mba kiki and many others.
Soal kerjaan.. hmmm.. aku emang harus ngakuin kalo aku ga gape dalam hal ini. Ternyata, kerjaan rutinitas ga semudah yang aku bayangkan. In short, moral history dari kerja kantoran : jangan pernah underestimate hal sekecil apapun dan banyak manusia - manusia pintar di dunia ini. Stop being arrogant because you're not the only living things with brain in this world..
Ahh.. Kantor is so yesterday, tapi pengalamannya gamungkin aku lupain.
Teaching colour
Setelah kemarin alih profesi, finally aku sadar: teaching is my world.
Kali ini aku ketemu LBPP LIA, tempat spesialis mengajar bahasa Inggris yang difasilitasi dengan training dan teknik-teknik ngajar yang ga aku temuin di sekolah-sekolah formal. Teaching in LIA is great.. banyak ilmu yang aku dapetin dari para trainer, mentor di cabang dan para AOO.
Satu hal yang aku notice adalah, mengajar itu pake hati. Kalo ga dilakukan sungguh-sungguh sepenuh hati pasti rasanya tersiksa. Yang paling aku suka dari ngajar adalah ketika aku "take control" of the class and lead the entire participants to reach the terminal objective of the lesson. Menurutku itu kerrrreeeeenn...
Well, bagaimanapun, lagi-lagi aku temuin rintangan disini. Salah satu cabang LIA di Bekasi ngasi training dengan cara njelimet. Minta ini-itu, kritik sana-kritik itu, mereka lupa kalo salah satu ciri guru LIA adalah Autonomous, dimana setiap guru punya ciri khas masing-masing. Bukan berarti karena lagi training, para AOO beserta mentor bisa "mengendalikan" cara ngajar. Hell-ooo... kan ada aku gurunya, orang yang bertanggung jawab penuh di kelas, orang yang bertugas memimpin jalannya kelas. Kritik boleh tapi ga ngatur. Aaah.. bete juga sih jadinya... tapi ya sudahlah..
Aku bener-bener berharap aku bisa join di LIA dan bisa mematangkan ilmu disana. Aku juga berharap, LIA adalah salah satu batu loncatanku menuju cita-cita besarku, amiiiiiiin..
Friends colour
Seiring dengan perubahan-perubahan jalan hidup yang aku alami, berubah pula formasi kedekatanku dengan beberapa teman. Tapi ada yang ga pernah berubah dari SMP, persahabatanku dengan Neng dan Nita. Those two gurls are extremely worth to be with. Mereka adalah cewe-cewe bold yang berani jadi diri sendiri dan yang paling aku hargai adalah cara mereka memandang arti "persahabatan".
Kooperatif, pengertian, saling menghormati dan menghargai jadi fondasi utama dalam persahabatan. Apalah artinya title "BFF" kalo di belakang temen kita sendiri ga bisa menghormati kita? Temen deket emang hampirrrr ga punya batasan, tapi toh itu bukan berarti bener-bener ga punya batasan. Ga asal enak sendiri dan ga mikirin orang lain kaya yang udah-udah... Ingat, apapun alasannya, kita semua cuma berteman dan pasti punya hal-hal yang membatasi.
Yup, itu sedikit kisah tentang hidupku setelah berbulan-bulan ga nulis.
Semoga ada hikmah yang bisa diambil dari tulisan ini... Cheers :)
Lots of love and regards,
Citcitcuit
Can never hold these plenty of thinking on my mind..So, I'm back!
Kabar terbaru saat ini adalah aku udah resign dari kerja kantor dan kembali lagi ke dunia ngajar. Yes pals, life changes ups and downs, with no one knows what will happen in the future. Mungkin lebih tepatnya sih, perubahan-perubahan ini terjadi seiring dengan perubahan pola pikir kita yang semakin matang. Yang jelas, banyak hal terjadi dalam hidupku dan membawa banyak perubahan dalam berpikir dan bersikap. I'm ready to face the world then \m/
Kalo diandai-andaikan nih ya, life likes a rainbow.. It's beautiful with it's different color and so does the life. Neva' eva' think that sh*ts happen in your life! Sebenernya, semua hal yang datang dalam hidup kita bukanlah sebuah kebetulan. Aku percaya semua hal yang kita alami adalah sebuah "script" jalan hidup kita, jadi ga mungkin kita pungkiri. Mau nantinya jadi pengalaman buruk atau baik, semuanya membawa pelajaran.
Office colour
Kalo ditanya gimana rasanya kerja di kantor? hmmm... asem manis deh hehehehe
Actually, aku suka dengan hal-hal yang "berbau" tentang perkantoran. High-tech stuffs, notebook, stationary and other coool stuff at office.. hmm.. I love it..
Selain itu, perkantoran selalu memiliki "lahan" pertemanan yang harus diakui lebih seru dari dunia guru. I don't know.. mungkin itu cuma perasaanku aja. Di kantor yang lama aku nemu banyak "crayon" yang mewarnai hidupku setiap hari. They are nice peeps in pupuk kaltim. Seru banget deh.. dari becanda, hang out, shopping, beuuh.. serrruuu.. They are: mba eny, mas deny, danil, bang kawi, dudi, lutfi, syahrul, pak gani, bu helmi, mba kiki and many others.
Dudi tidur di kereta hahahah :D
Bang Kawi acted out as a teacher
can never forget these two funny guy xD
Soal kerjaan.. hmmm.. aku emang harus ngakuin kalo aku ga gape dalam hal ini. Ternyata, kerjaan rutinitas ga semudah yang aku bayangkan. In short, moral history dari kerja kantoran : jangan pernah underestimate hal sekecil apapun dan banyak manusia - manusia pintar di dunia ini. Stop being arrogant because you're not the only living things with brain in this world..
Ahh.. Kantor is so yesterday, tapi pengalamannya gamungkin aku lupain.
Teaching colour
Setelah kemarin alih profesi, finally aku sadar: teaching is my world.
Kali ini aku ketemu LBPP LIA, tempat spesialis mengajar bahasa Inggris yang difasilitasi dengan training dan teknik-teknik ngajar yang ga aku temuin di sekolah-sekolah formal. Teaching in LIA is great.. banyak ilmu yang aku dapetin dari para trainer, mentor di cabang dan para AOO.
Satu hal yang aku notice adalah, mengajar itu pake hati. Kalo ga dilakukan sungguh-sungguh sepenuh hati pasti rasanya tersiksa. Yang paling aku suka dari ngajar adalah ketika aku "take control" of the class and lead the entire participants to reach the terminal objective of the lesson. Menurutku itu kerrrreeeeenn...
Well, bagaimanapun, lagi-lagi aku temuin rintangan disini. Salah satu cabang LIA di Bekasi ngasi training dengan cara njelimet. Minta ini-itu, kritik sana-kritik itu, mereka lupa kalo salah satu ciri guru LIA adalah Autonomous, dimana setiap guru punya ciri khas masing-masing. Bukan berarti karena lagi training, para AOO beserta mentor bisa "mengendalikan" cara ngajar. Hell-ooo... kan ada aku gurunya, orang yang bertanggung jawab penuh di kelas, orang yang bertugas memimpin jalannya kelas. Kritik boleh tapi ga ngatur. Aaah.. bete juga sih jadinya... tapi ya sudahlah..
Aku bener-bener berharap aku bisa join di LIA dan bisa mematangkan ilmu disana. Aku juga berharap, LIA adalah salah satu batu loncatanku menuju cita-cita besarku, amiiiiiiin..
Friends colour
Seiring dengan perubahan-perubahan jalan hidup yang aku alami, berubah pula formasi kedekatanku dengan beberapa teman. Tapi ada yang ga pernah berubah dari SMP, persahabatanku dengan Neng dan Nita. Those two gurls are extremely worth to be with. Mereka adalah cewe-cewe bold yang berani jadi diri sendiri dan yang paling aku hargai adalah cara mereka memandang arti "persahabatan".
Never be 'the one that got away'
Kooperatif, pengertian, saling menghormati dan menghargai jadi fondasi utama dalam persahabatan. Apalah artinya title "BFF" kalo di belakang temen kita sendiri ga bisa menghormati kita? Temen deket emang hampirrrr ga punya batasan, tapi toh itu bukan berarti bener-bener ga punya batasan. Ga asal enak sendiri dan ga mikirin orang lain kaya yang udah-udah... Ingat, apapun alasannya, kita semua cuma berteman dan pasti punya hal-hal yang membatasi.
Yup, itu sedikit kisah tentang hidupku setelah berbulan-bulan ga nulis.
Semoga ada hikmah yang bisa diambil dari tulisan ini... Cheers :)
Lots of love and regards,
Citcitcuit
Tuesday, April 3, 2012
Jendela - Jendela
Ada satu cerita singkat yang paling aku ingat yang pernah aku baca di salah satu kolom newsfeed-nya Facebook atau tulisan dalam blog.. entah dari mana karena aku lupa hehehe yang jelas menurutku nih cerita tersebut sangat mengena bagi yang membacanya...
Diceritakan seorang istri yang sedang makan dengan suaminya nampak memperhatikan jemuran tetangga sebelah rumahnya, lalu berkomentar, “Wah, si ibu anu nyucinya kurang bersih ya? Masa masih kotor gitu udah dijemur?” Suaminya diam. Beberapa hari kemudian, dalam situasi yang sama, sang istri berkomentar lagi, “Ya ampun.. tetangga kita itu ga belajar ya? Suaminya ga negur ya? Dari hari ke hari cuciannya tetap saja masih kotor.” Suaminya masih terdiam. Esoknya, dilihatnya cucian tetangganya itu, sang istri berujar, “Nah, sekarang ia sudah belajar. Cuciannya sudah terlihat bersih kan?” Suaminya menjawab,”Hmmm.. pagi ini aku baru saja membersihkan kaca jendela rumah kita, termasuk kaca jendela dimana kamu melihat cucian tersebut.”
Yup, ternyata bukan cucian tetangganya yang kotor akan tetapi media penglihatan sang istri yang membuat cucian tersebut nampak kotor. Terkadang kita harus membersihkan jendela kaca kita untuk dapat memandang keadaan sekitar dengan jernih. Dalam hal ini, tentu saja jendela diibaratkan dengan hati manusia, yaitu “media” yang berperan untuk menginterpretasikan hal-hal yang dilihat oleh matanya lalu diteruskan ke otak sampai akhirnya terciptalah kesimpulan.
Sadar atau tidak, banyak diantara kita yang memiliki kasus seperti diatas. Rasanya kita yang benar dan orang lain yang salah. Hampir semua orang cenderung men-judge, hampir semua orang merasa dirinya sebagai Tokoh Utama dalam kisah hidup di dunia ini. Padahal sih, di bumi Allah ini kan kita hidup berdampingan.. dimana satu sama lain tercipta berbeda-beda untuk saling mengisi. Cuma orang yang sombong bin arogan yang bilang “Aku bisa tanpa kamu/kalian koq”. Bah!
Nah, seringnya hubungan pertemanan cewe nih yang suka punya masalah “jendela kotor” kaya gini. Haha Women!
Jujur, dari dulu aku paling gerah sama yang namanya bergunjing a.k.a rame-rame ngomongin (yang bersifat negatif) orang di “belakang”. Doh, sebel banget deh.. apalagi kalo yang diomongin temen sendiri, atau paling enggak yang masih suka hang out sama kita. Geelaaaa... jahat bangeeetssss....
Apapun alasannya, bergunjing tentang sesorang bukanlah hal yang baik karena pasti datangnya dari hati yang kotor. Mau bilang Cuma penasaran keq, Cuma pengen tau atau apa tetep kan ujung-ujungnya ngomongin yang jeleknya juga kan? -________________-“
Ada lagi yang mungkin karena merasa “temenan” jadi secara free langsung ngomong ke yang bersangkutan. Tapi yang diomongin bukanlah hal yang bermanfaat atau sama sekali ga berarti. What the ****?? Ngapain nanya-nanya hal yang bukan termasuk dalam kepentingannya? Dan ngapain investigasi urusan pribadi orang lain selain karena hati yang mulai tercemar sama perasaan iri dan dengki. Untuk diperhatikan.. iri dan dengki adalah penyakit hati yang sifatnya super duper halus.. Bagi sebagian orang mungkin ga bakal merasa padahal sebenarnya ia telah berbuat khilaf.
Di lain hal, ada pula pertentangan yang timbul karena perbedaan sudut pandang. Well, berbeda dalam memandang suatu perkara ga bisa langsung kita judge kalo orang tersebut gak lebih baik dari kita. Sekali lagi, kita -umat manusia- memang tercipta berbeda-beda karakternya. Ga ada manusia sempurna di dunia ini. Nah, ketika hati kita mulai ternoda, kayaknya segala sesuatu adalah salah dan harus disikapi dengan dingin dan kaku.. kalo udah begini, hilang deh “makna” sebuah persahabatan. Bawaannya belum apa-apa udah berprasangka buruk, jadi sebel-sebelan, jadi saling ngatain satu sama lain, dan yang terburuk adalah jadi terputusnya tali silaturrahmi. Wah, ancur deh L
Ketika hati kita kotor kita mulai mencibir, memaki, dan membenci satu sama lain. Hal itu sesungguhnya adalah kekalahan bagi manusia dan menjadi kemenangan bagi setan karena ketika kita dalam keadaan negatif hidup kita pun jadi negatif. Bawaannya galau, berasa ga punya temen di dunia ini, mandang segalanya jadi suram, jadi cepet down, berkurang network, dan kerugian-kerugian lainnya. Ih masa orang yang berpendidikan kalah ama setan yang ga berpendidikan sih?
In fact, dengan melepaskan segala “prasangka” tentang orang-orang disekitar, hidup kita jadi lebih menyenangkan bukan? Perbedaan yang hadir diantara kita adalah anugerah.. terkadang manusia mengeluh atau berbuat khilaf jelas karena fitrahnya sebagai makhluk yang ga sempurna.. kita pun bukan makhluk sempurna ;)
Dengan membersihkan “jendela” diri kita, semua hal menjadi positif untuk kita. Ga ada perselisihan konyol karena saling suudzon, ga ada pertengkaran bodoh karena perbedaan sudut pandang, dan ga ada orang "kepo" terhadap urusan saudaranya...
Bersihkanlah hati dari segala noda, lihatlah segalanya lebih dekat dan berpikirlah dengan bijak.. menjadi pribadi yang positif dan berhati bersih tentunya sangatlah menenangkan..
Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan untuk yang menulis sekaligus yang membacanya..
Lots of love and best regard,
Citcitcuit
Monday, October 17, 2011
The Magic of Words
Aaarggggh.. untuk kesekian kalinya aku nangis gara-gara termakan oleh kata-kata. Udah berusaha dikuat-kuatin biar ga nangis, tapi tetap saja, kalimat per kalimat yang tersusun oleh kata-kata sederhana itu mampu 'menohok' hati ku hingga ke relung yang paling dalam. Ohhh Marimar...
Lebay sih, tapi aku yakin hal ini ga cuma terjadi pada diriku aja. Tanpa kita sadari, kita sering menjadi 'pelaku' atau 'korban' runutan 'kata-kata' ini. Kalo kata anak jaman sekarang, sikap 'down' yang dialami oleh para korban ini disebut galau -____-"a
Kali ini aku ga akan memberikan cerita analogi tentang bagaimana perkasanya sebuah kata sehingga mampu bikin seseorang berderai-derai air mata. Kita semua tahu pasti bagaimana rasanya membaca atau menerima kata-kata kasar dari orang lain. Kadang kata-kata ini dibungkus dengan tutur yang halus namun menyimpan makna yang menusuk dan sangat menyakiti hati. Yang kaya gini nih.. penyakit!!
Well, let me tell you, semua manusia diciptakan memiliki ego dan nafsu. Maka sikap menyinggung, ketus, menekan, menyudutkan dan cara sinis lainnya merupakan cara terbodoh untuk menaklukan orang lain. Karena ego tidak bisa berdamai dengan ego lagi. Atau bahasa matematika nya -1 ketemu -1 jadinya -2. Minusnya nambah deh.. Nah, untuk mengembalikan si minus ke titik nol, dibutuhkan +1, jadi -1+1=0. Nol.. sebelum menaklukan emosi seseorang, kita harus mengembalikan ego orang tersebut ke titik nol.
Bayangkan seseorang yang sedang emosi, ia ditekan terus oleh lawannya untuk mengalah. Jarang sekali hasilnya orang yang sedang emosi itu luluh kepada lawannya. Yang ada adalah orang tersebut makin keras dan menjadi-jadi. Dan sigh~ ga ada titik temu.
Beda kalo lawannya menggunakan cara halus dan bijak untuk membuat orang takluk pada kemauannya. Akan sangat mudah bagi seseorang untuk 'meracuni' isi kepala lawannya dengan kata-kata yang bijak. Dan tentu saja tujuannya juga harus positif dan membawa dampak yang baik bagi kedua pihak, atau win-win solution. Ini cuma karena kata-kata loh..
Aduh susah juga ya jelasin sesuatu tapi isi kepala masih abstrak hehehehe
Sedikit analogi deh, kita lihat seekor semut. Mereka suka yang manis-manis. Tapi kalo kelebihan dosis, mereka ternyata bisa mabuk juga. Sama kaya manusia, kasi mereka "manis-manis" terus lama-lama mereka pasti mabuk sama kita ^_^v
Semoga tulisan ini mengandung manfaat buat pembacanya. Ambil sisi positifnya aja yaaa..
Lots of love and best regards,
Citcitcuit
Lebay sih, tapi aku yakin hal ini ga cuma terjadi pada diriku aja. Tanpa kita sadari, kita sering menjadi 'pelaku' atau 'korban' runutan 'kata-kata' ini. Kalo kata anak jaman sekarang, sikap 'down' yang dialami oleh para korban ini disebut galau -____-"a
Kali ini aku ga akan memberikan cerita analogi tentang bagaimana perkasanya sebuah kata sehingga mampu bikin seseorang berderai-derai air mata. Kita semua tahu pasti bagaimana rasanya membaca atau menerima kata-kata kasar dari orang lain. Kadang kata-kata ini dibungkus dengan tutur yang halus namun menyimpan makna yang menusuk dan sangat menyakiti hati. Yang kaya gini nih.. penyakit!!
Well, let me tell you, semua manusia diciptakan memiliki ego dan nafsu. Maka sikap menyinggung, ketus, menekan, menyudutkan dan cara sinis lainnya merupakan cara terbodoh untuk menaklukan orang lain. Karena ego tidak bisa berdamai dengan ego lagi. Atau bahasa matematika nya -1 ketemu -1 jadinya -2. Minusnya nambah deh.. Nah, untuk mengembalikan si minus ke titik nol, dibutuhkan +1, jadi -1+1=0. Nol.. sebelum menaklukan emosi seseorang, kita harus mengembalikan ego orang tersebut ke titik nol.
Beda kalo lawannya menggunakan cara halus dan bijak untuk membuat orang takluk pada kemauannya. Akan sangat mudah bagi seseorang untuk 'meracuni' isi kepala lawannya dengan kata-kata yang bijak. Dan tentu saja tujuannya juga harus positif dan membawa dampak yang baik bagi kedua pihak, atau win-win solution. Ini cuma karena kata-kata loh..
Aduh susah juga ya jelasin sesuatu tapi isi kepala masih abstrak hehehehe
Sedikit analogi deh, kita lihat seekor semut. Mereka suka yang manis-manis. Tapi kalo kelebihan dosis, mereka ternyata bisa mabuk juga. Sama kaya manusia, kasi mereka "manis-manis" terus lama-lama mereka pasti mabuk sama kita ^_^v
Semoga tulisan ini mengandung manfaat buat pembacanya. Ambil sisi positifnya aja yaaa..
Lots of love and best regards,
Citcitcuit
Wednesday, July 27, 2011
Penyemangat Diri..
Hari ini ga tau mau nulis apa..
Ga tau mau bikin apa..
Ga tau mau ngapain..
lagi blank aaaarrrrghhh!!!!
Ayo Citra.. Jangan mau kalah ama keadaan..
Para Pemenang selalu memiliki jiwa yang tekun dalam diri mereka
It's better to try than never!!
Ga ada yang pernah tau apa yang akan terjadi esok hari
Bangun.. Bangun.. Bangun..
-Citcitcuit-
Ga tau mau bikin apa..
Ga tau mau ngapain..
lagi blank aaaarrrrghhh!!!!
Ayo Citra.. Jangan mau kalah ama keadaan..
Para Pemenang selalu memiliki jiwa yang tekun dalam diri mereka
It's better to try than never!!
Ga ada yang pernah tau apa yang akan terjadi esok hari
Bangun.. Bangun.. Bangun..
-Citcitcuit-
Saturday, May 14, 2011
Bukan Manusia..
Akhir-akhir ini aku banyak disibukkan dengan pekerjaan ku dikantor hingga berkuranglah waktu untuk menulis atau 'nge-blog'. Padahal, ada aja ide yang datang dan pergi di kepala ini hampir setiap hari, hingga akhirnya ada 1 hal dalam hidupku yang ingin sekali aku bagi ke pembaca lain untuk sekedar menjadi sedikit inspirasi dalam hidup.
-19 April 2011-
Peristiwa yang cukup fenomenal terjadi pada tanggal tersebut, dimana seorang Da'i kondang panutan banyak orang di Indonesia kabarnya bercerai dengan istri pertamanya. Konon, menurut gibah dari media massa, Da'i tersebut menceraikan istri pertamanya karena udah punya istri kedua yang lebih cantik.
Beberapa hari sebelum hari perceraiannya itu, berita-berita miring tentang beliau sudah diturunkan, baik melalui media cetak maupun media elektronik. Tentunya, hal tersebut banyak mengundang komentar negatif dari banyak orang yang otaknya udah keburu terisi dengan nafsu. Tanpa mengetahui dan memahami dengan baik duduk perkara masalahnya, orang-orang men-judge, menghina, menghujat, bahkan mencibir Da'i tersebut. Semoga Beliau dan keluarga mendapat kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut, amin.
Kira-kira seminggu yang lalu, aku ga sengaja menghadiri pengajian yang dibawakan oleh Da'i tersebut. Aku yang semula berencana hang-out ama temen, tiba-tiba malah jadi ikutan pengajian itu. Dalam salah satu dakwahnya, Da'i tersebut mengatakan bahwa, dalam hidup ini, yang perlu kita cari adalah ridho Allah SWT, bukan ridho manusia. Karena manusia hanyalah tempat salah dan lupa dimana kebenaran hakiki bisa menjadi keburukan, dan keburukan bisa menjadi kebenaran. Biarlah manusia menilai apa, hanya Allah lah Yang Maha Kuasa. Kemuliaan manusia sesungguhnya tidak bisa ditutup-tutupi. Walau dihujat, dimaki dan dicerca, kemuliaan akan memuliakan dirinya...
Hmmm...
Jadi inget, dulu aku pernah mendeskreditkan kebaikan seorang perempuan hanya karena kesederhanaan sikap dan jalan pikirnya.. Hanya karena Beliau tidak mampu berbahasa seperti 'orang intelek'.. Hanya karena Beliau mudah marah dan lebih sensitif, aku sering merasa ilfil dan malas berkomunikasi dengannya. Sering juga aku bersikap dingin terhadapnya. Malas rasanya harus mendengarkan ocehan yang ga 'berbobot' menurutku. Hingga akhirnya, Beliau harus pergi selamanya meninggalkanku disini...
Setelah kepergiannya, banyak hal yang terungkap dan membuatku menyesal sekali atas judgement yang telah kuberikan padanya..
Beliau memang mudah marah, namun baru kusadari bahwa marahnya berisi kebaikan-kebaikan baik untuk diriku maupun untuk orang lain. Marah yang mengisyaratkan perhatian dan cinta. Marah untuk membuat shock therapy agar kesalahan yang sama takkan terulang lagi. Marah karena membela orang-orang yang lemah dan tertindas.
Beliau memang super sensitif, namun baru kusadari bahwa sikap dan sifat sensitifnya adalah sensitif yang mengandung kasih sayang. Aku yang begitu angkuh dan sombong selalu menganggap sikap sensitifnya ini adalah hal yang berlebihan dan sentimentil. Padahal, didalam sikapnya ini, Beliau sedang menunjukkan betapa besar rasa kasih sayangnya terhadap keluarga dan orang-orang disekitarnya.. Betapa Beliau mampu mengaplikasikan makna "kasih sayang" lebih dari sekedar kata-kata. Yang kutau, beliau rela menahan segala ego dan hasratnya akan sesuatu demi orang-orang yang Beliau sayangi. Walau kadang rasa sayang itu tak berbalas...
Beliau sering menangis dan terlihat depresi, namun baru kusadari bahwa itu semua karena Beliau tidak mau memaksakan orang lain untuk merasakan beban yang sedang dipikulnya. Beliau rela merasa sakit luar - dalam dan tidak membaginya kepada orang lain demi kebahagiaan orang-orang disekitarnya.
Dalam solatku, aku sering menitikkan air mata..
Betapa mulianya perempuan itu. Sungguh Allah SWT telah membukakan mata hatiku dan menunjukkan kemuliaannya kepadaku. Dan aku menyesal sedalam-dalamnya atas keangkuhan hati dan kelancanganku atas hak Allah SWT karena telah menghakimi ummatNya. Dan semakin banyak jumlah hari sejak Perempuan itu meninggalkanku, semakin kusadari bahwa aku makin mencintainya.. dan aku sangat merindukannya..
Kusadari betapa dangkal dan piciknya diriku saat itu..
Astagfirullahalaziem.. Astagfirullahalaziem.. Aku mohon ampunan padaMu, ya Rabb..
Aku gak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri atas dosa besar yang pernah kuperbuat. Sungguh Allah Maha Benar dan Maha Tahu. kemuliaan itu akan nampak dan memuliakan dirinya sendiri tanpa harus di expose oleh bantuan tangan manusia.. Sungguh manusia tak perlu merisaukan ridho dari manusia lainnya. Hanya ridho Allah SWT yang kita butuhkan karena Allah yang Maha Tahu tingkat kemuliaan masing-masing hambaNya..
Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan dan bermanfaat untuk kita semua hingga tidak akan ada lagi kesalahan serupa yang terjadi.
Lots of Love and Best Regards,
Citcitcuit
-19 April 2011-
Peristiwa yang cukup fenomenal terjadi pada tanggal tersebut, dimana seorang Da'i kondang panutan banyak orang di Indonesia kabarnya bercerai dengan istri pertamanya. Konon, menurut gibah dari media massa, Da'i tersebut menceraikan istri pertamanya karena udah punya istri kedua yang lebih cantik.
Beberapa hari sebelum hari perceraiannya itu, berita-berita miring tentang beliau sudah diturunkan, baik melalui media cetak maupun media elektronik. Tentunya, hal tersebut banyak mengundang komentar negatif dari banyak orang yang otaknya udah keburu terisi dengan nafsu. Tanpa mengetahui dan memahami dengan baik duduk perkara masalahnya, orang-orang men-judge, menghina, menghujat, bahkan mencibir Da'i tersebut. Semoga Beliau dan keluarga mendapat kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut, amin.
Kira-kira seminggu yang lalu, aku ga sengaja menghadiri pengajian yang dibawakan oleh Da'i tersebut. Aku yang semula berencana hang-out ama temen, tiba-tiba malah jadi ikutan pengajian itu. Dalam salah satu dakwahnya, Da'i tersebut mengatakan bahwa, dalam hidup ini, yang perlu kita cari adalah ridho Allah SWT, bukan ridho manusia. Karena manusia hanyalah tempat salah dan lupa dimana kebenaran hakiki bisa menjadi keburukan, dan keburukan bisa menjadi kebenaran. Biarlah manusia menilai apa, hanya Allah lah Yang Maha Kuasa. Kemuliaan manusia sesungguhnya tidak bisa ditutup-tutupi. Walau dihujat, dimaki dan dicerca, kemuliaan akan memuliakan dirinya...
Whether he's right or not, Only God knows..
Stop Judging others!
Hmmm...
Jadi inget, dulu aku pernah mendeskreditkan kebaikan seorang perempuan hanya karena kesederhanaan sikap dan jalan pikirnya.. Hanya karena Beliau tidak mampu berbahasa seperti 'orang intelek'.. Hanya karena Beliau mudah marah dan lebih sensitif, aku sering merasa ilfil dan malas berkomunikasi dengannya. Sering juga aku bersikap dingin terhadapnya. Malas rasanya harus mendengarkan ocehan yang ga 'berbobot' menurutku. Hingga akhirnya, Beliau harus pergi selamanya meninggalkanku disini...
Setelah kepergiannya, banyak hal yang terungkap dan membuatku menyesal sekali atas judgement yang telah kuberikan padanya..
Beliau memang mudah marah, namun baru kusadari bahwa marahnya berisi kebaikan-kebaikan baik untuk diriku maupun untuk orang lain. Marah yang mengisyaratkan perhatian dan cinta. Marah untuk membuat shock therapy agar kesalahan yang sama takkan terulang lagi. Marah karena membela orang-orang yang lemah dan tertindas.
Beliau memang super sensitif, namun baru kusadari bahwa sikap dan sifat sensitifnya adalah sensitif yang mengandung kasih sayang. Aku yang begitu angkuh dan sombong selalu menganggap sikap sensitifnya ini adalah hal yang berlebihan dan sentimentil. Padahal, didalam sikapnya ini, Beliau sedang menunjukkan betapa besar rasa kasih sayangnya terhadap keluarga dan orang-orang disekitarnya.. Betapa Beliau mampu mengaplikasikan makna "kasih sayang" lebih dari sekedar kata-kata. Yang kutau, beliau rela menahan segala ego dan hasratnya akan sesuatu demi orang-orang yang Beliau sayangi. Walau kadang rasa sayang itu tak berbalas...
Beliau sering menangis dan terlihat depresi, namun baru kusadari bahwa itu semua karena Beliau tidak mau memaksakan orang lain untuk merasakan beban yang sedang dipikulnya. Beliau rela merasa sakit luar - dalam dan tidak membaginya kepada orang lain demi kebahagiaan orang-orang disekitarnya.
Dalam solatku, aku sering menitikkan air mata..
Betapa mulianya perempuan itu. Sungguh Allah SWT telah membukakan mata hatiku dan menunjukkan kemuliaannya kepadaku. Dan aku menyesal sedalam-dalamnya atas keangkuhan hati dan kelancanganku atas hak Allah SWT karena telah menghakimi ummatNya. Dan semakin banyak jumlah hari sejak Perempuan itu meninggalkanku, semakin kusadari bahwa aku makin mencintainya.. dan aku sangat merindukannya..
Kusadari betapa dangkal dan piciknya diriku saat itu..
Astagfirullahalaziem.. Astagfirullahalaziem.. Aku mohon ampunan padaMu, ya Rabb..
Aku gak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri atas dosa besar yang pernah kuperbuat. Sungguh Allah Maha Benar dan Maha Tahu. kemuliaan itu akan nampak dan memuliakan dirinya sendiri tanpa harus di expose oleh bantuan tangan manusia.. Sungguh manusia tak perlu merisaukan ridho dari manusia lainnya. Hanya ridho Allah SWT yang kita butuhkan karena Allah yang Maha Tahu tingkat kemuliaan masing-masing hambaNya..
Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan dan bermanfaat untuk kita semua hingga tidak akan ada lagi kesalahan serupa yang terjadi.
Lots of Love and Best Regards,
Citcitcuit
Tuesday, April 5, 2011
"Pssst, Let me whisper you something about life.."
"Pssst, let me whisper you something about life.."
Nasib itu ditentukan oleh karakter kita...
Karakter dibentuk oleh budaya,
Budaya dibentuk oleh kebiasaan,
Kebiasaan dibentuk oleh perbuatan,
Perbuatan dibentuk oleh niat atau inisiatif.
Mari kita bersama-sama mengembangkan inisiatif kita untuk mengubah nasib kita sendiri untuk menjadi lebih baik lagi. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu merubahnya sendiri.
Lots of Love and Best regards,
Citcitcuit
Thursday, March 31, 2011
"Gerak" : a Message from My Father
"I'm gonna miss you, Mom.."
Ini adalah forward message dari yahoo mail Bapak ku untukku dan adikku, Tantra. Message ini ditujukan untuk menghibur sekaligus untuk menguatkan hati-hati kami yang masih berduka karena ditinggalkan oleh Ibu. Semoga bermanfaat. Enjoy..
Dua ekor rusa tampak berlari kecil menelusuri semak belukar menuju puncak bukit. Sesekali, sang induk dan anak rusa ini berhenti sebentar, kemudian berlari lagi. Anak rusa tampak kelelahan mengikuti gerakan rusa induk.
“Bu, kenapa istirahatnya sebentar sekali?” tanya si anak rusa sambil terengah-engah. Jarak antara keduanya pun mulai tampak lebih jauh.
Menyadari itu, sang induk rusa berhenti sebentar sambil menggerak-gerakkan kaki-kakinya. ”Ayo nak, terus bergerak!” teriak sang induk rusa ketika anak rusa ikut berhenti dan terduduk lemas.
”Bu, kenapa kita tidak duduk-duduk sebentar? Bukankah pemburu yang mengejar kita sudah tertinggal jauh?” tanya sang anak rusa sambil sesekali mengatur nafas.
”Anakku,” sapa sang induk rusa sambil menghampiri anaknya. ”Kita bergerak bukan karena semata-mata kejaran sang pemburu. Kita harus terus bergerak karena seisi alam raya ini memang dirancang Tuhan untuk selalu bergerak!”
***
Siapa pun kita, tidak selalu berada dalam keadaan seperti yang diinginkan: pencapaian target hidup yang serba mudah, sarana yang selalu mudah tersedia, dan sebagainya. Ada kalanya, hidup menyuguhkan sisi lain, jauh seperti keadaan yang diinginkan. Saat itulah, fisik dan batin menjadi teramat lelah seperti sehabis berlari dari kejaran pemburu yang menginginkan kematian kita. Kelelahan itu menuntut fisik dan batin kita untuk berhenti bergerak. Diam, dan melupakan segalanya.
Perhatikanlah, bahwa sebenarnya, di saat lelah itulah, fisik dan batin kita perlu terus bergerak. Bukankah air sungai akan menjadi kotor ketika alirannya tidak lagi bergerak. Bukankah bumi dan seisi alam ini akan hancur ketika mereka tidak mau lagi bergerak.
Orang yang hanya memikirkan diri sendiri akan hidup sebagai orang kerdil dan mati sebagai orang kerdil. Tetapi orang yang mau memikirkan orang lain, ia akan menjadi orang besar dan mati sebagai orang besar".
Lots of love and best regards,
Citcitcuit
Monday, March 14, 2011
Ga takut lagi!
2 hari yang lalu, dunia dibuat gempar lagi karena bencana alam yang terjadi kesekian kalinya. Kali ini, badai Tsunami di Jepang yang berskala 6.2 skala richter sukses bikin status jejaring sosial dan media informasi berganti tema jadi 'kesedihan korban bencana alam'. Orang-orang yang tadinya nulis pengalaman happy-happy, sekarang jadi nulis betapa prihatinnya ia terhadap bencana ini. Betapa takutnya ia pada murka Tuhan. Berita pun ga kalah heboh. Yang biasanya menayangkan berita saingan pasangan anang-krisdayanti, kini berganti jadi liputan di Jepang. Dan manusia pun diingatkan kembali..
Sebagian mungkin melihat kejadian ini sebagai siklus alam yang harus diwaspadai, tapi sebagian lagi melihatnya sebagai ancaman yang terus menghantui dan menakutkan. Sebagian masih bisa tertawa, namun sebagian lagi ga bisa tenang dan selalu bertanya-tanya, "kalo dunia bencana mulu, aku bisa hidup tenang ga ya? gimana kalo aku kena? gimana kalo orang-orang yang kusayang meninggal dunia? gimana kalo aku yang meninggal?" etc. Hingga akhirnya membuat orang tersebut terjebak lalu 'mati' oleh pikirannya sendiri..
Hmmm sayang banget.. orang-orang yang lagi takut itu ga tau ternyata apa yang menakutkan bagi sebagian orang belum tentu menakutkan bagi orang lain. Atau malah memang ga menakutkan sama sekali. Tergantung cara pandang ia terhadap sesuatu..
Sebagian mungkin melihat kejadian ini sebagai siklus alam yang harus diwaspadai, tapi sebagian lagi melihatnya sebagai ancaman yang terus menghantui dan menakutkan. Sebagian masih bisa tertawa, namun sebagian lagi ga bisa tenang dan selalu bertanya-tanya, "kalo dunia bencana mulu, aku bisa hidup tenang ga ya? gimana kalo aku kena? gimana kalo orang-orang yang kusayang meninggal dunia? gimana kalo aku yang meninggal?" etc. Hingga akhirnya membuat orang tersebut terjebak lalu 'mati' oleh pikirannya sendiri..
Hmmm sayang banget.. orang-orang yang lagi takut itu ga tau ternyata apa yang menakutkan bagi sebagian orang belum tentu menakutkan bagi orang lain. Atau malah memang ga menakutkan sama sekali. Tergantung cara pandang ia terhadap sesuatu..
Friday, March 11, 2011
Ga mampu apa ga mau?
Setelah 2 bulan kerja, akhirnya aku menyadari 1 hal tentang diriku, yaitu ternyata AKU BULUK SEKALEEEEE! Aku cek baju-baju ku di lemari... Penuh koq. Tapi semuanya baju main jiahahahhaha... Dasar anak singkong! Selama ini aku ga pernah mikirin dandanan yang rapi, malah bawaannya pake baju yang nyantai mulu.
Okeh, aku memutuskan untuk belanja (again!) ke salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan. Konon, barang-barang disana bagus-bagus, jadi pulang kerja aku langsung caw kesana deh. Dan benar saja... There are a lot of cute stuffs start from the downstairs to the upstairs. Hueks! Aku pusing.. mau beli yang mana..
Masuk toko baju A.
Kalo diliat-liat, kayanya sih baju-bajunya hampir mirip yang dijual di toko-toko di Pusat Perbelanjaan Jakarta Utara itu. Anyway, let's check the price..
Ng, harganya 2 kali lipat lebih mahal bo, ternyata. Okeh, aku raba bahannya..
Ng, ga jauh beda juga. Dang! -_-*
Masuk ke toko sepatu B.
Wah, ini sih yang di jual di Pusat Perbelanjaan Bekasi (lebih turun dari toko baju A). Tapi harganya kenapa jadi lebih mahal?? Hadeeehhh.. Belinya di Jaksel, tar orang ngiranya beli di Bekasi deh. No, thanx.
Masuk ke Dept.StoreCENTRO.
Wuih, keren-keren. Tapi, ehemm.. harganya 300 ribu keatas semua. Eh tapi kan harga ga pernah bo'ong ya? Pasti keren dan enak dipake. Liat sana-liat sini, ada yang diskon. Up to 50%. Cek-cek..
Eh, ini mah merk sepatu yang ku beli di Mall Bekasi. Aku beli ga sampe 150 ribu, disini mentok di 200 ribu sekian. WTF??? Ini kan barang lama. Ya ambruk.. Tu sepatu kayanya udah ada dari jaman kuda makan besi (lebay). Masih mahal aje.. Payah.
Jadi, barang-barang hampir sama ama yang di Mall-Mall menengah bawah. Cuma harganya aja yang lebih mahal.
Udah jam 9 malem, tapi aku cuma dapet celana pensil ama legging.. krik krik krik...
Karena kemaleman jadi ga sempet makan deh. Beli batagor dipinggir jalan. Seporsi 7 ribu.
Iya, sodara-sodara.. Tujuh Ribu Rupiah untuk seplastik batagor.
TUJUH RIBU.
T-U-J-U-H R-I-B-U..
Okeh, aku memutuskan untuk belanja (again!) ke salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan. Konon, barang-barang disana bagus-bagus, jadi pulang kerja aku langsung caw kesana deh. Dan benar saja... There are a lot of cute stuffs start from the downstairs to the upstairs. Hueks! Aku pusing.. mau beli yang mana..
Masuk toko baju A.
Kalo diliat-liat, kayanya sih baju-bajunya hampir mirip yang dijual di toko-toko di Pusat Perbelanjaan Jakarta Utara itu. Anyway, let's check the price..
Ng, harganya 2 kali lipat lebih mahal bo, ternyata. Okeh, aku raba bahannya..
Ng, ga jauh beda juga. Dang! -_-*
Masuk ke toko sepatu B.
Wah, ini sih yang di jual di Pusat Perbelanjaan Bekasi (lebih turun dari toko baju A). Tapi harganya kenapa jadi lebih mahal?? Hadeeehhh.. Belinya di Jaksel, tar orang ngiranya beli di Bekasi deh. No, thanx.
Masuk ke Dept.Store
Wuih, keren-keren. Tapi, ehemm.. harganya 300 ribu keatas semua. Eh tapi kan harga ga pernah bo'ong ya? Pasti keren dan enak dipake. Liat sana-liat sini, ada yang diskon. Up to 50%. Cek-cek..
Eh, ini mah merk sepatu yang ku beli di Mall Bekasi. Aku beli ga sampe 150 ribu, disini mentok di 200 ribu sekian. WTF??? Ini kan barang lama. Ya ambruk.. Tu sepatu kayanya udah ada dari jaman kuda makan besi (lebay). Masih mahal aje.. Payah.
Jadi, barang-barang hampir sama ama yang di Mall-Mall menengah bawah. Cuma harganya aja yang lebih mahal.
Udah jam 9 malem, tapi aku cuma dapet celana pensil ama legging.. krik krik krik...
Karena kemaleman jadi ga sempet makan deh. Beli batagor dipinggir jalan. Seporsi 7 ribu.
Iya, sodara-sodara.. Tujuh Ribu Rupiah untuk seplastik batagor.
TUJUH RIBU.
T-U-J-U-H R-I-B-U..
Monday, March 7, 2011
Intermezzo
Saat ini, meja kerja ku berantakan sekali. Kertas-kertas saling bertumpukkan diatasnya. Stempel, pulpen, lem, handphone sampai folder file juga ikutan nimbrung. Hoaaah... ngantuk.. Apa ini efek dari puasa? hehehehe dasar tukang makan.. ga makan sehari aja langsung lemes. Payah-payah-payah (+_+)
Selain belum makan sebagai penyebab ke-lemasan (bahasa apa ini???) yang sedang aku alami, aku juga saat ini lagi mikirin ide bisnis selanjutnya. Abis yang aksesoris kemaren gagal hiks hiks.. susah juga ya melakukan sharing bisnis? kerja teamwork emang ga semudah yang dibayangkan.
Belum lagi mikirin kerjaan. Heeehhh.. emang manusia ga ada habisnya nih. Kemaren ga punya kerjaan, nyari kerjaan. Sekarang dapet kerjaan, tapi belum sreg 100%, masih pengen nyari lagi. Sussah banget dah hidup lo cit! heuheu dari itu semua, aku jadi mikir, mau jadi apa sih aku nanti? Semuanya ngambang..
Mau nulis ga ada inspirasi. Mau solat, aku kehilangan 'greget'nya. Mau main, ngitung-ngitung biaya dan waktu yang terbatas. Mau tidur apalagi.. udah ga ada waktu. Koq jadi males gini ya?
Tolong aku... T_T
Selain belum makan sebagai penyebab ke-lemasan (bahasa apa ini???) yang sedang aku alami, aku juga saat ini lagi mikirin ide bisnis selanjutnya. Abis yang aksesoris kemaren gagal hiks hiks.. susah juga ya melakukan sharing bisnis? kerja teamwork emang ga semudah yang dibayangkan.
Belum lagi mikirin kerjaan. Heeehhh.. emang manusia ga ada habisnya nih. Kemaren ga punya kerjaan, nyari kerjaan. Sekarang dapet kerjaan, tapi belum sreg 100%, masih pengen nyari lagi. Sussah banget dah hidup lo cit! heuheu dari itu semua, aku jadi mikir, mau jadi apa sih aku nanti? Semuanya ngambang..
Mau nulis ga ada inspirasi. Mau solat, aku kehilangan 'greget'nya. Mau main, ngitung-ngitung biaya dan waktu yang terbatas. Mau tidur apalagi.. udah ga ada waktu. Koq jadi males gini ya?
Tolong aku... T_T
Wednesday, February 23, 2011
Tipe Kepribadian Orang Sukses
Saat ini, jam di tangan ku menunjukkan bahwa sekarang sudah pukul 12:30 alias jam istirahat makan siang.. tapi Bos ku belum datang juga*sigh*-_-'
Bos ku emang sering banget datang terlambat atau bahkan absen dari kantor, tapi itu dilakukan bukan karena beliau mangkir dari pekerjaannya. Beliau malah sangat sibuk dengan pekerjaannya. Lebih sibuk daripada subordinates nya, yaitu aku dan Mas Denny.
Bos ku emang sering banget datang terlambat atau bahkan absen dari kantor, tapi itu dilakukan bukan karena beliau mangkir dari pekerjaannya. Beliau malah sangat sibuk dengan pekerjaannya. Lebih sibuk daripada subordinates nya, yaitu aku dan Mas Denny.
Monday, February 21, 2011
Menghargai uang
Berita duka saya sampaikan sedalam-dalamnya untuk diri saya sendiri, atas rusaknya hape sony ericsson milik saya hingga harus diganti dengan hape baru merk nokia hiks..hiks..Hape Sony Ericsson ku emang ga secanggih Blackberry, tapi SE ku ini punya fitur yang aku suka banget, yaitu aplikasi nulis blog, dimana aku bisa langsung nulis+download foto atau gambar, terus di publish di blog ini deh. Makanya blog ini namanya "Citcit's mobile blog". Tapi apa bole buat... si hape rusak mulu, akhirnya dengan amat sangat terpaksa aku beli hape baru lagi merk nokia, dengan pertimbangan nokia lebih awet dibanding SE. Ni bukan promo loh. Aku emang lebih suka SE dibanding Nokia.
Friday, February 18, 2011
Reformasi untuk jadi lebih baik atau jadi lebih buruk?
Untukku, pagi ini adalah pagi yang sama dengan pagi-pagi sebelumnya: bangun tidur-solat-mandi-berangkat kerja trus nyampe kantor-nyalain laptop-nyiapin sarapan-cek email sampai jam pulang kerja. Selama hampir 2 bulan ini aku memang diharuskan tetap 'online' setiap hari karena itu adalah bagian dari tugasku sebagai sekertaris sekaligus administrator. Brr... Datar dan statis -_-*
Namun ada yang menggelitik dan membuat alisku naik turun setiap kali aku mengecek email di yahoo. Bukan.. Bukan message-message yang kuterima yang bikin aku senyam-senyum dan merengut sendiri, tapi berita-berita di halaman awal yahoo lah yang membuat aku bereaksi seperti itu. Bahkan aku mulai ikut-ikutan menulis komentar tentang berita-berita tersebut seperti orang lain, haha*getok-getok kepala pake palu :d*
Namun ada yang menggelitik dan membuat alisku naik turun setiap kali aku mengecek email di yahoo. Bukan.. Bukan message-message yang kuterima yang bikin aku senyam-senyum dan merengut sendiri, tapi berita-berita di halaman awal yahoo lah yang membuat aku bereaksi seperti itu. Bahkan aku mulai ikut-ikutan menulis komentar tentang berita-berita tersebut seperti orang lain, haha*getok-getok kepala pake palu :d*
Monday, February 14, 2011
Kritik untuk si tukang kritik..
"Seharusnya Spongebob hidup dengan makhluk-makhluk bodoh di luar Bikini Bottom"
Masih segar di ingatan, meninggalnya salah satu artis ternama sekaligus wakil rakyat di indonesia, Adjie Masaid, yang mendadak dan mengejutkan kita semua. Tiba-tiba isu bahwa kematiannya disebabkan oleh oknum politisi saingannya mencuat dengan heboh. Ga cuma faktor kematiannya yang di angkat menjadi pemberitaan publik, tapi juga momen-momen ketika istrinya, Angelina Sondakh, menangisi jenazah suaminya. Sampe kata-kata sepele pun, jadi headline di beberapa media cetak dan internet. Sedih sih denger berita kehilangan kaya gitu, tapi beberapa orang menanggapi hal ini dengan lebay :(
Friday, February 11, 2011
what's on my mind when...
Kalo lagi gada kerjaan, aku slalu inget sama morpheme, hewan piaraanku. Ugh sedih banget.. Dia mati dimakan kucing tetangga :(
Tpi beberapa gambar hewan di bawah ini cukup bisa menghibur ku. Semoga bisa menghibur yang baca blog ini juga hehehe..
Tpi beberapa gambar hewan di bawah ini cukup bisa menghibur ku. Semoga bisa menghibur yang baca blog ini juga hehehe..
Wednesday, February 9, 2011
Rumah Makan Harum

Lanjut perjalanan di Karawang, di depan pintu tol Karawang barat, sebelah kiri (kalo keluar tol berarti sebelah kanan atau nyebrang dulu) ada Rumah Makan Harum yang menyajikan hidangan yang berkaitan ama sapi dan kambing. Sopnya is highly recommended. Harganya lupa hehe satenya juga enak. Disini nasi boleh nambah sepuasnya. Jus 5ribu aja pergelas. Pokok'e maknyusss.. ;q
KIIC - Karawang

Look at this place!
Kalo bilang ini tempat wisata, maap, anda salah. Karena ini adalah kawasan Pabrik yang dikenal dengan nama KIIC. Aku juga ga tau kepanjangan KIIC itu apa, yang jelas, 1 kawasan isinya pabrik semua. Ada pabrik Toyota, Sampoerna, Charm, Logistics, dll. Lokasinya di Karawang Barat, hoho asri banget ya? Sampe cocok jd lingkungan perumahan. Bahkan disini gada asep loh. Sepi pula.. Cocok kalo mau foto-foto hahahaha agak gila..
Subscribe to:
Posts (Atom)














